Menu
Moto situs Anda bisa diletakkan di sini

Perlukah Memasang Aplikasi Battre Saver di Android

  • Bagikan

logo batre

Hai…Sob jumpa kembali dengan Gremenmania ,dimana informasi dan tip’s terkini dapat Sobat temukan di blog ini. Pada kesempatan kali ini Gremenmania akan memberikan info atau lebih tepatnya berbagi pengalaman mengenai perlukah memasang aplikasi battery saver di android. Sebelum kita berlanjut lebih jauh, mari kita ketahui dulu apa itu aplikasi battery saver. Battery Saver atau aplikasi battery saver adalah sebuah aplikasi yang berfungsi sebagai penghemat daya pada smartphone yang dapat Sobat download di pasar aplikasi. Di Playstore, Sobat dapat menemukan banyak sekali aplikasi battery saver berserta fitur–fitur yang ada di setiap aplikasi. Fitur-fitur yang ditawarkan pun sangat beragam, sehingga mungkin pada point ini yang menarik para user untuk mendownloadnya.

Baca Juga : 2 Cara Mudah Uninstall Program di Windows 7

batre logo

Bagi saya sendiri, aplikasi battery saver merupakan aplikasi yang wajib harus ada di hp saya. Alasannya cukup simpel Sob.

1. Batre hp saya dulu berkapasitas kecil yaitu 1400 Mah (Andromax C3).

2. Alternatif lain daripada harus membeli powerbank.

3. Saran dari teman.

Aplikasi battery saver yang pertama kali yang saya instal adalah Du Battery Saver. Ya aplikasi ini sangat tenar pada saat itu dan banyak teman saya yang menginstalnya. Bagi saya sendiri aplikasi ini memang benar-benar bisa menghemat batre Sob, namun entah mengapa setelah lama menggunakan dan mengupdate aplikasi ini batre hp malah boros dan tambah boros. Oleh karena itu saya mencopot aplikasi Du Battre Saver ini dan menggantinya dengan aplikasi battery saver lain. Namun hal serupa juga terjadi, aplikasi yang baru memang juga dapat menghemat batre, namun lama-kelamaan batre kembali menjadi boros. Karena hal tersebut, saya mencopot dan tidak memasang aplikasi battre saver lagi. Semenjak itu saya menggunakan trik menghemat batre yang simple seperti mode pesawat saat menggunakan wifi, mengatur kecerahan yang tepat dan mengatur durasi lama layar menyala. Dan benar saja saat saya menggunakan cara ini malah daya batre lebih optimal dan hemat.

Baca Juga : Cara Mudah Melihat Postingan yang Anda Sukai di Instagram

Berdasarkan pengalaman, menurut saya aplikasi battre saver tidaklah seberapa diperlukan bahkan lebih cenderung tidak diperlukan terutama pada saat ini mengingat sekarang smartphone keluaran terbaru sudah ada settingan penghemat daya yang lebih bagus dan yang jelas lebih aman.

Penghemat batre
Penghemat baterai bawaan android

Terlebih lagi sekarang kapasitas batre pada smartphone sudah besar dan juga didukung dengan tipe batre baru yang lebih bagus dan hemat. Salah satu faktor lain yang membuat aplikasi battery saver tidak diperlukan adalah semakin rakusnya ukuran aplikasi ini dari waktu ke waktu yang tentu lebih memakan ruang penyimpanan memory/RAM, padahal fitur-fitur yang baru cenderung sama dengan versi sebelumnya. Sekadar saran, jika batre smartphone Sobat boros, Sobat bisa menggunakan cara menghemat batre yang simple seperti mengatur kecerahan, durasi layar menyala, penggunaan mode getar dan lain-lain. Sobat juga bisa melakukan kalibrasi pada batre Sobat dengan cara cukup habiskan batre sampai habis kemudian charge sampai benar-benar full lalu gunakan seperti biasa. Lakukan cara ini sampai 2 atau 3 kali untuk hasil maksimal.

Baca Juga : Cara Mengubah File Power Point Menjadi File Microsoft Word

Demikian info atau pengalaman yang dapat saya share kali ini, perlu diketahui bahwa yang saya sampaikan merupakan murni pendapat saya. Jadi Sobat boleh percaya atau juga tidak, namun yang jelas info yang saya jelaskan tadi merupakan info berdasarkan pengalaman yang saya alami sendiri. Terimakasih sudah membaca.

  • Bagikan

Respon (4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.